Ciri antimikrobial beberapa ekstrak herba tempatan terhadap patogen bakteria dalam sistem makanan.

Foong, Pooi Yin (2003) Ciri antimikrobial beberapa ekstrak herba tempatan terhadap patogen bakteria dalam sistem makanan. Universiti Malaysia Sabah. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
ae0000001399.pdf

Download (3MB) | Preview

Abstract

Tujuan kajian ini dijalankan adalah untuk menentukan kepekatan perencatan minima (MIC) ekstrak mentah dari Phyllanthus niruri (dukung anak) dan Cymbopogon citratus(Serai) terhadap patogen bawaan makanan seperti Staphylococcus aureus, Escherichia coli 0157: H7, Listeria monocytogenes dan Salmonella typhimurium dalam media mikrobiologikal. Ekstrak mentah diperoleh dengan menggunakan air, methanol dan etanol; manakala penyulingan stim digunakan untuk mengekstrak minyak pati. Minyak pati dilarutkan dengan 0.01% Tween 80. Aktiviti antibakterial diuji dengan menggunakan kaedah penyerapan disk dan kemudiannya diuji dalam media cecair untuk menentukan MIC. Keputusan kaedah penyerapan disk menunjukkan bahawa S. aureus sangat direncat oleh ekstraksi flavonoid, ekstraksi metanol, ekstraksi air dan minyak pati Semua ekstraksi dari daun C. citratus adalah sangat aktif merencat E. coli. Ekstraksi yang aktif merencat S. typhimurium adalah ekstraksi metanol, minyak pati dan ekstraksi air. L. monocytogenes adalah tahan kepada kebanyakan ekstraksi kecuali minyak pati dengan zon perencatan 32.75 mm. Ekstraksi metanol dengan MIC 31 .25 mg/ml dan flavonoid (12.5 mg/ml) dari P.niruri, ekstraksi air dan minyak pati dari daun C. citratus masing - masing dengan 250 mg/ml terhadap S. aureus. MIC terendah dalam perencatan E. coli dan L. monocytogenes adalah 0.5 mg/ml oleh minyak pati. Ekstraksi metanol, minyak pati dari C. citratus dan ekstrkasi flavonoid dari stem C. citratus mempunyai niali MIC 25 mg/ml, 0.5 mg/ml dan 15.625 mg/ml terhadap S. typhimurium. S.aureus dapat dibunuh sepenuhnya oleh ekstraksi metanol (62.5 mg/ml) dan ekstraksi flavonoid (25 mg/ml); E. coli pula dapat dibunuh oleh 25 mg/ml ekstraksi metanol dari P.niruri; 62.5 mg/ml ekstraksi flavonoid dan 25 mg/ml ekstraksi etanol dan daun C. citratus. L. monocytogenes dan S. typhimurium dapat dibunuh oleh 2 mg/ml minyak pati dalam masa 6 jam. Antara ekstraksi ini, minyak pati paling berkesan dalam merencat pertumbuhan patogen. Oleh itu, ia berpotensi sebagai agen antibakteria untuk mengawal pertumbuhan bakteria.

Item Type: Academic Exercise
Uncontrolled Keywords: Minimum Inhibitory Concentration of crude extracts from Phyllanthus niruri, Cymbopogon citratus (Lemongrass), E. coli
Subjects: T Technology > TX Home economics > Nutrition. Foods and food supply
Divisions: SCHOOL > School of Food Science and Nutrition
Depositing User: MDM FAUZIAH MATSIN
Date Deposited: 04 Oct 2013 08:33
Last Modified: 17 Oct 2017 03:52
URI: http://eprints.ums.edu.my/id/eprint/7161

Actions (login required)

View Item View Item